Logo Bloomberg Technoz

IHSG Balik Arah, Tersengat Pelemahan Rupiah

Muhammad Julian Fadli
06 July 2026 11:50

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah minus 0,25% ke level 5.859 pada pagi ini, Senin (6/7/2026). Koreksi IHSG datang usai rupiah melemah hingga nyaris menembus Rp18.000/US$.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, saham big caps, juga menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan pagi ini. Saham–saham infrastruktur, saham konsumen non primer, dan saham keuangan mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing terpangkas 0,66%, 0,42% dan 0,4%.

IHSG melemah dengan rentang perdagangan 5.935 sampai dengan 5.857. Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp4,08 triliun dari sejumlah 9,15 miliar saham yang diperjualbelikan dengan frekuensi terbilang 767 ribu kali.


Tercatat ada pelemahan di 306 saham, dan sebanyak 290 saham masih menguat. Sedang 178 saham stagnan.

Saham–saham big caps turut jadi pemberat IHSG hingga menempati jajaran top losers:

  1. Telkom Indonesia (TLKM) mengurangi 4,65 poin
  2. Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 4,11 poin
  3. Astra International (ASII) mengurangi 2,87 poin
  4. Bayan Resources (BYAN) mengurangi 2,46 poin
  5. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 1,47 poin

Rupiah Pepet Level Rp18.000/US$