Logo Bloomberg Technoz

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Andrean Kristianto
03 July 2026 20:07

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant
Pekerja menyelesaikan pesanan seragam sekolah di kawasan Pusat Industri Kecil, Cakung, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant

Bloomberg Technoz, Jakarta - Suara deru mesin jahit mengisi ruang kerja Andor Apparel di Jalan Busana 3, kawasan Pusat Industri Kecil, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, saat para pekerja merampungkan pesanan seragam sekolah.

Pesanan konveksi ini datang dari sejumlah sekolah di Jakarta untuk kebutuhan seragam siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Namun, permintaan seragam pada tahun ini tercatat mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya.

“Menurun, jauh menurunnya ini baru running kita tuh bulan Juni kemarin lha," ujar Riswan pemilik konveksi Andor kepada Bloomberg Technoz Jumat (3/7). 

Produksi seragam mencakup baju batik dan pakaian olahraga dengan kisaran harga Rp125 ribu hingga Rp50 ribu. Selain itu, atribut sekolah seperti topi, dasi, dan gesper diproduksi dengan biaya Rp17.500 hingga Rp23.000, bergantung pada kualitas bahan.

Pengerjaan pesanan dilakukan bersama empat pekerja yang membantu proses produksi harian. Setiap pekerja mampu menyelesaikan sekitar 25 potong seragam setiap hari.

(dre)