Logo Bloomberg Technoz

ByteDance dan Alibaba Stop Layanan Asisten AI, Ditekan Beijing?

News
06 July 2026 11:10

Microsoft Membuat Kemajuan Besar dalam Bidang AI di Tiongkok dengan Menjual Model OpenAI (Bloomberg)
Microsoft Membuat Kemajuan Besar dalam Bidang AI di Tiongkok dengan Menjual Model OpenAI (Bloomberg)

Bloomberg, ByteDance Ltd. dan Alibaba Group Holding Ltd. menghentikan fitur yang memungkinkan pengguna membuat dan berinteraksi dengan asisten AI, sebagai persiapan menghadapi peraturan baru pemerintahan China yang mengatur interaksi manusia dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Doubao milik ByteDance, chatbot AI terpopuler di China, akan menonaktifkan fitur pada 15 Juli yang memungkinkan pengguna menyesuaikan persona AI mereka sendiri, menurut pemberitahuan aplikasi yang dilihat oleh Bloomberg News

Pemberitahuan tersebut mengarahkan pengguna ke aplikasi pendamping terpisah dan berdiri sendiri. Qwen milik Alibaba telah mengeluarkan peringatan serupa, begitu pula platform besar lainnya seperti Yuanbao milik Tencent Holdings Ltd., menurut laporan media lokal.


Langkah mendadak ini dilakukan menjelang berlakunya peraturan baru dari Beijing pada pertengahan Juli untuk memperketat pengawasan terhadap layanan AI yang menyerupai manusia.

ByteDance. (Dok: Bloomberg)

Kekhawatiran terhadap chatbot AI yang meniru kepribadian dan emosi manusia — serta potensi keterikatan yang dapat berkembang pada pengguna akibat interaksi tersebut — menjadi motivasi di balik peraturan baru ini, yang pertama kali diumumkan pada bulan April.