Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Melejit ke Atas US$4.200/Troy Ons, Mau Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
12 June 2026 07:13

A processed gold bar./Bloomberg-Arthur Menescal
A processed gold bar./Bloomberg-Arthur Menescal

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Harga sang logam mulia bangkit usai turun empat hari beruntun hingga menyentuh level terendah sejak November tahun lalu.

Pada Kamis (11/6/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.217/troy ons. Melejit 3,56% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini datang usai harga emas jatuh empat hari berturut-turut. Selama empat hari tersebut, harga terpangkas 9%.


Koreksi yang sudah parah tersebut membuat emas menjadi lebih atraktif. Aksi bargain hunting alias ‘serok’  di bawah mendongkrak permintaan emas sehingga harga pun terkerek.

Selain itu, kabar dari Timur Tengah juga menjadi sentimen positif bagi harga emas. Bloomberg News memberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan serangan militer ke Iran. Hal ini memantik asa bahwa jalur diplomasi sedang ditempuh untuk mencapai perdamaian.