Logo Bloomberg Technoz

Yield Naik, CDS Terungkit, Pasar Cermati Kredibilitas BI

Tim Riset Bloomberg Technoz
27 July 2026 12:14

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) bukan cuma memengaruhi pergerakan di pasar valuta asing. Pasar Surat Utang Negara (SUN) juga merespons dengan tekanan. 

Melansir data Bloomberg pada Senin (27/7/2026), tekanan di pasar SUN mulai terasa. Dari 20 seri tenor SUN yang diperdagangkan, ada 14 seri tenor yang mengalami kenaikan yield

Yield SUN tenor acuan 10 tahun naik 2 basis poin (bps) menjadi 7,37%. Tekanan bahkan lebih terada pada tenor 6 tahun yang melonjak 9,1 bps menjadi 7,37%. 


Pergerakan di pasar SUN tak semata-mata dipicu oleh transisi kepemimpinan dalam tubuh BI. Pasar juga saat ini menghadapi kombinasi risiko. 

Penguatan rupiah masih tertahan dan kembali mendekati level Rp18.000/US$, akibat harga minyak mentah yang bertahan tinggi, meski relatif terpangkas, meski tetap melampaui acuan dalam asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang seharusnya US$70 per barel menjadi US$83 per barel, berdasarkan harga rata-rata 2026.