Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Jebol Rp18.000/US$, Setelah Dibuka di Zona Merah

Tim Riset Bloomberg Technoz
04 June 2026 09:27

Ilustrasi pergerakan rupiah terhadap dolar AS. dok: Bloomberg
Ilustrasi pergerakan rupiah terhadap dolar AS. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tekanan terhadap rupiah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026), nilai tukar rupiah langsung melemah 0,06% ke level Rp17.960 per dolar AS.

Pelemahan tersebut berlanjut dengan cepat. Kurang dari setengah jam setelah pasar dibuka, rupiah tergerus hingga Rp17.995/US$ pada pukul 09.04 WIB.

Momentum pelemahan kemudian membawa rupiah melewati batas psikologis yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar. Tepat pada pukul 09.16 WIB, mata uang Garuda menembus level Rp18.000/US$, mencetak rekor terendah baru sepanjang sejarah.


Dan pada 09.25 WIB, rupiah berlanjut melemah 0,25% ke posisi Rp18.020/US$. 

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) sebenarnya sempat terkoreksi tipis 99,44 pada 09.01 WIB, dan harga minyak mentah juga turun 1,07% ke level US$96,76 per barel. Namun, kedua sentimen eksternal ini masih bertahan tinggi dan berpotensi memperlebar defisit neraca transaksi berjalan dan defisit fiskal. 

Mata uang kawasan sebagian melemah, termasuk rupiah. (Bloomberg)