Sungai Cisadane Surut, Anak-anak Bermain Air
Andrean Kristianto
20 July 2026 19:42
Bloomberg Technoz, Jakarta - Debit air Sungai Cisadane di Kampung Sawah, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami penyusutan akibat musim kemarau. Kondisi tersebut membuat sejumlah bebatuan di beberapa titik sungai terlihat jelas sehingga dimanfaatkan anak-anak untuk berenang.
Penurunan debit air sungai telah berlangsung sejak Juni hingga Juli 2026. “Itu surut sekitar juni-juli, sudah satu setengah bulanan,” ungkap Dana (58), warga Kampung Grendong, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kepada Bloomberg Technoz, Senin (20/7).
Baca Juga
Salah satu warga yang memanfaatkan kondisi surutnya Sungai Cisadane untuk berenang adalah Bayu (15). Ia mengatakan, saat kondisi air sungai kembali normal, lokasi tersebut tidak dapat digunakan untuk berenang.
“Kalau normal gak berani renang, paling disini banyak yang mancing,” kata Bayu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau 2026 mulai terjadi pada Juli di sejumlah wilayah Indonesia. Sekitar 83 Zona Musim (ZOM) atau 12,26 persen wilayah Indonesia diperkirakan memasuki periode puncak musim kemarau sepanjang Juli 2026.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang mengalami puncak musim kemarau pada Juli mencakup sebagian Sumatra, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian tengah, serta Papua bagian timur.
Meski demikian, kondisi cuaca di setiap daerah masih dapat berubah karena dipengaruhi berbagai fenomena atmosfer yang berlangsung secara regional maupun lokal.
(dre)























