Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Prediksi Hidrogen Bakal Saingi EV 5-10 Tahun Mendatang

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 July 2026 19:30

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Peluncuran B50 Oleh Presiden Prabowo (YouTube KementerianESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Peluncuran B50 Oleh Presiden Prabowo (YouTube KementerianESDM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memprediksi kendaraan berbahan bakar hidrogen akan menjadi pesaing kuat bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbasis baterai dalam rentang waktu 5-10 tahun ke depan.

Menurut Bahlil, pergeseran dan perebutan dominasi teknologi energi bersih global saat ini tengah berlangsung di Asia, khususnya antara teknologi hidrogen yang dipelopori oleh Jepang dan teknologi baterai EV yang masif dikembangkan oleh China.

"Keyakinan saya, paling lambat 5 sampai 10 tahun ke depan, hidrogen ini akan menyaingi kendaraan listrik yang berbasis baterai. Ini kan isu lingkungan dan sudah menjadi perdebatan kompetisi teknologi," ujar Bahlil dalam agenda Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menegaskan bahwa nasionalisme dan ketahanan energi suatu negara dibuktikan melalui tiga bentuk keberpihakan, yaitu konsistensi penggunaan energi bersih, pemanfaatan energi secara efisien, serta produksi energi secara mandiri di dalam wilayah NKRI.

"Prinsip saya, keberpihakan negara akan ditentukan oleh tiga hal: pertama, tetap menggunakan energi bersih; kedua, energi yang efisien; dan ketiga, energi itu bisa dihasilkan di dalam NKRI. Itu baru kita bicara tentang nasionalisme dan ketahanan energi,” tambah Bahlil.