Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Berjaya Jadi Juara Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
21 July 2026 15:33

Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan pasar spot hari ini, Selasa (21/7/2026), dengan penguatan 0,33% ke Rp17.883/US$, di tengah ekspektasi siklus pengetatan moneter oleh Bank Indonesia (BI). 

Rupiah memimpin penguatan di pasar valuta asing Asia sore ini. Selain rupiah, rupee India, dolar Singapura, ringgit Malaysia, won Korea Selatan, dan yuan offshore menguat.

Sebaliknya, dolar Taiwan bersama peso Filipina, yen Jepang dan dolar Hong Kong melemah. 

Pergerakan mata uang Asia. (Bloomberg)

Penguatan rupiah dan mata uang kawasan juga tertopang oleh terpangkasnya kenaikan minyak mentah Brent menjadi US$88,4 per barel. 

Dari sisi domestik, ekspektasi langkah hawkish BI mendorong penguatan rupiah pada perdagangan hari ini, bersamaan dengan aksi beli yang terjadi di pasar obligasi pemerintah.