Logo Bloomberg Technoz

Menyitir situs resmi Badan Narkotika Nasional, Whip Pink adalah istilah yang merujuk pada salah satu merek tabung berisikan gas Nitrous Oxide (N2O). Merek yang satu ini memiliki kemasan warna pink yang sebelumnya dijual bebas di pasaran.

Tak hanya Whip Pink, sebenarnya terdapat sejumlah merek lain yang juga menawarkan produk serupa. Awalnya tabung yang disebut-sebut berisikan gas Nitrous Oxide atau N2O tersebut biasanya digunakan sebagai alat untuk menghasilkan krim kocok atau whip cream.

Gas dalam Whip Pink mengandung Nitrous oxide (N2O) atau dikenal sebagai gas tertawa, yang secara medis digunakan sebagai obat penenang, tetapi dapat menimbulkan efek euforia, pusing, hingga hilang kesadaran jika dihirup di luar prosedur medis. 

Kasus penyalahgunaan Whip Pink makin mencuri perhatian publik setelah influenser berinisial ZNM terekam dalam sebuah video viral di jagat maya, khususnya di platform Instagram. Dalam rekaman tersebut, ZNM tampak tengah asyik melakukan aktivitas ngebalon, sebuah istilah populer yang merujuk pada penyalahgunaan gas N2O dengan cara dihirup hingga menimbulkan efek tertentu bagi penggunanya.

Kasus Kematian Influenser Lula

Whip Pink sempat menjadi perbincangan usai kematian selebgram Lula Lahfah pada Januari 2026 lalu. Tabung itu sempat ditemukan di apartemen milik Lula Lahfah. Pusat Laboratorium dan Forensik Bareskrim Polri kemudian menemukan deoxyribonucleic acid atau DNA Lula Lahfah ada di tabung whip pink tersebut.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada kekerasan dan upaya melawan hukum dalam kasus kematian Lula Lahfah. 

Penggerebekan dan Penyitaan Pabrik Whip Pink

Pada April 2026, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Bareskrim menggerebek sebuah rumah tinggal yang diduga digunakan sebagai sarana peredaran dan gudang penyimpanan sediaan farmasi jenis gas medik dinitrogen monoksida (N2O), gas yang dikenal sebagai Baby Whip (gas tertawa).

Dari penggerebekan tersebut, BPOM dan Bareskrim menemukan barang bukti produk Baby Whip berisi gas N₂O dalam sejumlah kemasan tabung. Dengan rincian tabung 2,2 liter sebanyak 51 pieces (pcs) serta 42 pcstabung 640 gram, serta 9 pcs tabung valve berbagai ukuran mulai dari 1 kilogram, 2 kilogram, 4 kilogram, dan 7 kilogram.

Petugas juga menemukan 26 tabung kosong gas N2O Baby Whip dengan berbagai ukuran, yaitu 2,2 liter, 1.250 gram, 640 gram, dan tabung valve kosong 7 kilogram. Di lokasi juga ditemukan alat dan bahan kemas berupa alat pemanas sealer, plastik segel, plastik packing, puluhan kardus kemasan ukuran 640gX6 dan kardus kemasan 640gX1, tutup tabung, kabel ties, serta lakban. Terdapat juga 3 dus nozzle (nosel) sebagai alat bantu penggunaan produk Baby Whip.

(dov/frg)

No more pages