Logo Bloomberg Technoz

Masuk Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Israel Protes ke PBB

News
29 May 2026 07:20

Netanyahu Mulai Kehilangan Koalisinya di Pemerintahan Israel (Foto: Bloomberg)
Netanyahu Mulai Kehilangan Koalisinya di Pemerintahan Israel (Foto: Bloomberg)

Magdalena Del Valle - Bloomberg News

Bloomberg, Israel mengumumkan rencana untuk memutus hubungan dengan pemimpin tertinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Langkah yang simbolis ini diambil sebagai bentuk protes atas dimasukkannya nama Israel ke dalam laporan tahunan mengenai kekerasan seksual di wilayah konflik.

"Kami sudah selesai dengan Sekretaris Jenderal PBB yang satu ini," tegas Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (28/5) waktu setempat. Ia menambahkan bahwa negaranya kini membekukan hubungan dengan kantor Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.


Meski demikian, Israel tetap berstatus sebagai anggota PBB dan masih dapat berinteraksi secara terpisah dengan sejumlah badan di bawah naungan organisasi dunia tersebut di luar kantor sekjen. Kendati demikian, masuk ke dalam daftar hitam laporan kekerasan seksual dapat membawa dampak negatif bagi negara anggota, termasuk terkait partisipasi dalam misi penjaga perdamaian.

"Pintu Sekretaris Jenderal secara kiasan maupun harfiah selalu terbuka bagi perwakilan dari misi Israel," ujar juru bicara PBB, Stephane Dujarric, kepada para wartawan pada hari Kamis (28/5). "Kami ingin dapat berdialog dan berbicara dengan semua perwakilan yang berada di gedung ini."