Logo Bloomberg Technoz

Krisis Finansial, PBB Terancam Kehabisan Uang Setelah Agustus

News
02 July 2026 08:20

Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB. (Dok Bloomberg)
Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB. (Dok Bloomberg)

Magdalena Del Valle - Bloomberg News

Bloomberg, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan hanya memiliki dana yang cukup untuk mendanai operasionalnya hingga akhir Agustus 2026. Hal ini diungkapkan oleh pejabat yang bertanggung jawab atas anggaran PBB, lantaran sejumlah negara kontributor utama—termasuk Amerika Serikat (AS) dan China—belum melunasi utang iuran wajib mereka secara penuh.

"Kami tidak memiliki uang tunai lagi setelah bulan Agustus," ujar Pengawas Keuangan (Controller) PBB, Chandramouli Ramanathan, kepada para wartawan pada hari Rabu (1/7/2026). "Memasuki September, uang kami habis. Kami kini bergantung pada penagihan iuran agar bisa bertahan melewati bulan September."


Badan dunia yang sudah lama mengalami kesulitan keuangan ini masih menanti pelunasan pembayaran penuh untuk anggaran tahun 2026 dari dua negara donor terbesarnya, yaitu Washington dan Beijing.

Jika para donor besar tersebut tidak segera mengambil tindakan, PBB terpaksa harus menunda berbagai pembayaran lain demi bisa membiayai High-Level Week (Pekan Tingkat Tinggi), yang merupakan agenda tahunan utama tempat berkumpulnya para pemimpin dunia di New York.