Trump Desak Saudi & Qatar Akui Israel demi Kesepakatan Damai Iran
News
26 May 2026 07:00

Paul Wallace dan Sam Dagher - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Arab Saudi dan Qatar agar bersedia mengakui kedaulatan Israel dengan bergabung dalam Abraham Accords. Menurut Trump, langkah tersebut akan melengkapi kesepakatan damai sementara yang saat ini sedang ia negosiasikan dengan Iran.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada hari Senin, Trump menyatakan bahwa proses negosiasi dengan Iran kini "berjalan dengan sangat baik." Ia menambahkan bahwa "untuk menyatukan teka-teki yang sangat kompleks ini, sudah sepatutnya diwajibkan bagi semua negara tersebut, secara bersamaan, menandatangani Abraham Accords," tulis Trump.
Selain Arab Saudi dan Qatar, Trump juga menyebut nama Pakistan, Turki, Mesir, dan Yordania. Tiga negara terakhir sebenarnya sudah mengakui Israel secara formal, namun mereka bukan bagian dari Abraham Accords—sebuah kesepakatan diplomatik pada periode pertama kepresidenan Trump yang melibatkan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.
"Langkah ini harus dimulai dengan penandatanganan segera oleh Arab Saudi dan Qatar, dan negara-negara lain harus mengikuti jejak mereka," kata Trump. "Jika tidak, mereka seharusnya tidak menjadi bagian dari kesepakatan ini karena hal itu menunjukkan niat yang buruk," tambahnya, merujuk pada draf perjanjian dengan Iran.



























