Buntut Kelangkaan Pertalite, Distribusi BBM Bersubsidi Disoal
Azura Yumna Ramadani Purnama
17 July 2026 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah ekonom mempertanyakan efektivitas pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sebab kebocoran subsidi terus terjadi hingga memperparah kelangkaan Pertalite dan Solar di sejumlah wilayah.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menilai pembatasan penggunaan BBM jenis Pertalite dan Solar memang sudah dilakukan oleh pemerintah, salah satunya melalui pemanfaatan QR Code milik PT Pertamina Patra Niaga (PPN).
Kendati begitu, efektivitas dari sejumlah kebijakan pengetatan pembelian BBM bersubsidi dinilai perlu diperkuat, sebab pelanggaran pemanfaatan BBM bersubsidi masih sangat mudah ditemui.
“Jadi pengetatan sudah dilakukan, tetapi pengawasan dan juga enforcement yang juga diperkuat ya selain regulasinya juga. Tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak atau konsumen, terutama mungkin dari perusahaan-perusahaan dengan kondisi seperti ini, karena akhirnya meningkat biaya produksi, lalu beralih mencari BBM yang subsidi padahal sebetulnya tidak eligible,” kata Faisal ketika dihubungi, Jumat (17/7/2026).
Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti menilai penyaluran BBM bersubsidi perlu diperketat, agar hanya masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang mendapatkannya.



























