Pejabat The Fed: Jangan Berharap ke AI untuk Jinakkan Inflasi AS
News
29 May 2026 07:00

Jonnelle Marte - Bloomberg News
Bloomberg, Gubernur Federal Reserve Bank of St. Louis, Alberto Musalem, menegaskan bahwa para pembuat kebijakan tidak bisa menggantungkan harapan pada potensi lonjakan produktivitas akibat kecerdasan buatan (AI) untuk meredakan inflasi yang tengah tinggi.
"Saya rasa sangat berisiko jika kita mengandalkan prospek pertumbuhan produktivitas yang lebih tinggi di masa depan untuk menyelesaikan masalah inflasi yang kita hadapi hari ini," ujar Musalem dalam pidato tertulisnya pada konferensi di Reykjavík, Islandia, Kamis (28/5) waktu setempat.
Kekhawatiran ini kian beralasan mengingat perang dengan Iran telah memicu kembali tekanan harga global. Kondisi tersebut mendorong makin banyak pembuat kebijakan untuk memperingatkan bahwa suku bunga acuan Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mungkin perlu dinaikkan lagi jika inflasi tetap tinggi.
Berdasarkan risalah pertemuan tanggal 28-29 April lalu, banyak pejabat The Fed sebenarnya ingin menghapus kalimat yang mengindikasikan "kecenderungan pelonggaran" arah suku bunga dari pernyataan resmi mereka bulan lalu.





























