Logo Bloomberg Technoz

Pejabat The Fed Waspada Risiko Inflasi dari Lonjakan Biaya Energi

News
28 May 2026 09:00

Wakil Gubernur Federal Reserve Philip Jefferson. (Dok: Bloomberg)
Wakil Gubernur Federal Reserve Philip Jefferson. (Dok: Bloomberg)

Enda Curran - Bloomberg News

Bloomberg, Wakil Gubernur Federal Reserve (The Fed) Philip Jefferson memproyeksikan tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) akan mulai mendingin pada akhir tahun ini. Hal itu diperkirakan terjadi seiring mulai memudarnya dampak penerapan tarif serta lonjakan biaya energi. Kendati demikian, ia memperingatkan bahwa risiko inflasi secara umum masih cenderung bergerak naik.

Dalam naskah pidato yang dijadwalkan bakal disampaikan pada Kamis (28/5) dalam konferensi yang digelar Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) di Tokyo, Jefferson menyatakan bahwa dirinya tengah mengamati dengan cermat indikasi apakah tingginya biaya energi—yang dipicu oleh perang Iran—mulai menggerogoti daya beli masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa dirinya masih melihat tanda-tanda pelemahan pada sektor pasar tenaga kerja AS.


Jefferson kembali menegaskan pandangannya bahwa posisi kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral AS saat ini sudah sangat tepat untuk merespons segala bentuk perkembangan ekonomi yang terjadi.

Pada pertemuan bulan lalu, para pejabat The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan mereka tidak berubah di kisaran 3,5% hingga 3,75%.