Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah, Ekonom Soroti Kepercayaan Investor

Dinda Decembria
28 May 2026 20:00

Ilustrasi pergerakan rupiah terhadap dolar AS. dok: Bloomberg
Ilustrasi pergerakan rupiah terhadap dolar AS. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai pelemahan rupiah hingga sempat menyentuh level Rp17.892 per dolar Amerika Serikat tidak lepas dari menurunnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dan pengelolaan kebijakan pemerintah.

Menurut Huda, investor akan selalu bertindak rasional dalam menempatkan dananya. Mereka mempertimbangkan proyeksi keuntungan serta risiko sebelum memutuskan berinvestasi di suatu negara.

“Jika persepsi mereka buruk akan kondisi ekonomi Indonesia, maka secara rasional investasi mereka akan keluar dari Indonesia,” kata Huda, kepada Bloomberg Technoz, Kamis (28/5/2026).


Ia menjelaskan, investor tidak hanya mengacu pada pernyataan pemerintah mengenai fundamental ekonomi nasional. Investor juga mempertimbangkan laporan lembaga internasional, lembaga pemeringkat, hingga berbagai opini lain sebelum mengambil keputusan investasi.

Huda menilai sejumlah faktor yang menjadi perhatian investor saat ini antara lain melemahnya daya beli masyarakat, pengelolaan fiskal yang dinilai tidak prudent, hingga kebijakan yang dianggap memberatkan dunia usaha, seperti ekspor satu pintu.