Logo Bloomberg Technoz

KPK Soal Prabowo Minta Purbaya Ganti Dirjen Bea Cukai

Dovana Hasiana
22 May 2026 12:00

Ketua KPK Setyo Budiyanto saat konfrensi pers di KPK, Kamis (17/7/2025) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ketua KPK Setyo Budiyanto saat konfrensi pers di KPK, Kamis (17/7/2025) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi enggan berkomentar soal pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk melakukan perbaikan dan mungkin mencopot pimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Hal ini disampaikan meski lembaga antirasuah tersebut menduga ada aliran suap perusahaan importir PT Blueray Cargo kepada Djaka Budhi Utama. 

Menurut dia, perintah Prabowo kepada Purbaya tak berkaitan dengan proses hukum kasus dugaan korupsi impor barang di Ditjen Bea Cukai. Permintaan presiden pun, kata dia, tak akan mempengaruhi proses hukum yang tengah berjalan.

“Ya saya kira itu ranah yang berbeda ya. Itu kan ditujukan kepada Menteri Keuangan [Purbaya]. Prinsipnya kita semuanya saya yakin sepakat bahwa komitmen Bapak Presiden terhadap pemberantasan korupsi sangat tinggi, sangat luar biasa,” ujar Setyo kepada awak media, Kamis (21/05/2026).


Permintaan Kepala Negara kepada Purbaya disampaikan dalam pidatonya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026).

“Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti, “ kata Prabowo.