Logo Bloomberg Technoz

Didera Isu Kebocoran Data, Ini Kata BNI

Redaksi
22 May 2026 11:33

Ilustrasi Bank BNI (Dok BNI)
Ilustrasi Bank BNI (Dok BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Isu kebocoran data nasabah Bank Negara Indonesia atau BNI ramai menjadi perbincangan di media sosial. Meski demikian, bank menegaskan tidak menemukan indikasi pengambilan data nasabah secara tidak sah.

Informasi penjualan data nasabah, yang disebutkan 1,5 terabyte, muncul di ruang publik antara lain melalui unggahan akun @karsapolitik bersama akun-akun kolaborasinya serta akun-akun lain.

Untuk meyakinkan warganet, akun yang terbiasa mengulas kritik isu politik tersebut membubuhkan identitas korporasi BNI dalam unggahannya. Tidak ada bukti dokumen apapun yang ditunjukan dalam unggahan akun ini, namun warganet disuguhi narasi dampak-dampak negatif jika kebocoran data tersebut benar-benar terjadi.


"Jika jatuh ke tangan yang salah, reputasi finansial dan privasi jutaan nasabah kini berada diujung tanduk," demikian diungkapkan akun tersebut.

Pihak bank menegaskan telah  melakukan investigasi menyeluruh dan menjalankan  langkah-langkah pengamanan yang diperlukan, termasuk koordinasi dengan pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.