Ungkit Greenland, Trump Kecam Sikap NATO dalam Perang Iran
News
07 April 2026 07:10

Hadriana Lowenkron dan Josh Wingrove - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengungkit perselisihannya dengan NATO terkait Greenland, sembari meluapkan frustrasi baru atas sikap aliansi keamanan tersebut dalam perang Iran.
"Semua ini bermula dari Greenland, jika Anda ingin tahu kebenarannya," ujar Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin (6/4). "Kami menginginkan Greenland. Mereka tidak mau memberikannya kepada kami. Jadi saya katakan, 'selamat tinggal'."
Presiden AS tersebut memang telah lama mengincar Greenland, yang merupakan wilayah kedaulatan Denmark. Awal tahun ini, hubungan antara AS dan sekutu Eropanya sempat merenggang setelah Trump menggunakan ancaman militer dan tarif secara terselubung, sebelum akhirnya mengeklaim telah mencapai kesepakatan "kerangka kerja" atas pulau tersebut guna menjawab kekhawatiran keamanan nasionalnya.
Pada Senin, Trump terus melancarkan kritik pedas terhadap NATO dan mengulangi pernyataannya bahwa ia "sangat kecewa" terhadap aliansi tersebut. Kekecewaan ini dipicu oleh penolakan sejumlah negara anggota utama untuk memberikan akses pangkalan militer bagi AS saat melancarkan serangan awal ke Iran. Selain itu, negara-negara sekutu juga enggan memenuhi seruan untuk bergabung dalam perang guna membantu membuka kembali Selat Hormuz.




























