Logo Bloomberg Technoz

‘Badan Ekspor SDA’: Lewat Danantara Sumberdaya, Dirutnya Eks Vale

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 May 2026 12:00

Barges transporting coal on the Mahakam River in Samarinda, East Kalimantan, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Barges transporting coal on the Mahakam River in Samarinda, East Kalimantan, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara baru saja membentuk anak usaha, Danantara Sumber Daya Indonesia, yang disebut-sebut akan berperan dalam tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA).

Anak usaha tersebut diketahui dibentuk pada 18 Mei 2026 dan memiliki kantor pusat di Wisma Danantara Indonesia, Jalan Gatot Subroto.

Mengutip dokumen Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, modal dasar Danantara Sumberdaya Indonesia tercatat sebesar Rp100 juta yang terdiri dari 399 lembar saham seri A senilai Rp99.750.000 dan satu lembar saham seri B dengan besaran Rp250.000.


BPI Danantara lewat PT Danantara Asset Management memegang 99 lembar saham seri A dengan nilai Rp24.750.000. Sementara itu, saham Seri B dipegang langsung Pemerintah Republik Indonesia dengan nilai Rp250.000.

Pemegang saham menempatkan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama Danantara Sumberdaya. Adapun, Luke sempat menjabat sebagai Direktur di PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Skemama PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA (YouTube Setpres)