Investor Asing Diam–diam Borong Saham Tambang RI
Muhammad Julian Fadli
21 May 2026 08:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 20 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 52,18 poin (0,82%) di posisi 6.318. Di balik penurunan IHSG, investor asing diam–diam borong saham tambang ratusan miliar.
Berseberangan jauh dengan tren pelemahan, investor asing terus melangsungkan beli bersih (net buy) Rp249,17 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Namun berbeda halnya, pada pasar reguler investor asing net sell Rp130,88 miliar.
Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp223,42 miliar. Enggan sejalan tren pembelian, saham BUMI tetap melemah 6,99% hingga ditutup di posisi Rp173/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan Rabu (20/5/2026):
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp223,42 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp217,72 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp111,38 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp82,84 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp76,76 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp74,43 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp61,76 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp54,66 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp51,71 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp47,88 miliar
Sementara itu, investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp375,75 miliar. Enggan sejalan tekanan jual, saham BBCA tetap berhasil menguat 0,42% di posisi Rp5.975/saham.



























