Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Alasan IHSG Melemah 1%, Saham Big Caps Hingga Konflik AS-Iran

Muhammad Julian Fadli
11 May 2026 12:57

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan siang hari ini amat dalam. Hingga tutup Sesi I, IHSG kehilangan 79,12 poin atau setara dengan 1,14% ke level 6.890.

Volume transaksi mencapai 24,17 miliar saham dengan nilai transaksi Rp11,44 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,69 juta kali.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 11 Mei 2026 (Bloomberg)

Hanya ada 236 saham yang menguat. Sedang sebanyak–banyaknya 439 saham melemah dan 138 saham lainnya flat stagnan.


Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini IHSG terus–menerus terjerembab di zona merah, dengan tekanan jual yang makin deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 6.968 sampai dengan terlemahnya hingga menyentuh 6.846.

Penyebab IHSG Melemah

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham transportasi, saham energi, dan saham keuangan mencatat pelemahan paling dalam, dengan masing–masing drop mencapai 3,57%, 2,51% dan 1,61%.