Konsensus Bloomberg: April, Ekspor-Impor RI Melambat
Redaksi
02 May 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Memasuki kuartal II-2026, ketahanan eksternal Indonesia tampaknya cukup memprihatinkan jika dibandingkan bulan sebelumnya. Efek perang Timur Tengah agaknya mulai menggerus kinerja ekspor-impor Indonesia.
Berdasarkan konsensus yang dihimpun Bloomberg dari 17 analis/ekonom per Sabtu (2/5/2026), median pertumbuhan impor diperkirakan 10,76% yoy. Melambat dari pertumbuhan Maret yakni 10,85%.
Estimasi tertinggi survei Bloomberg mencatat impor tumbuh 18,1% yoy, sementara yang terendah -8,5% yoy.
Begitu juga, ekspor yang mencatat perlambatan lebih dalam dengan median survei menghasilkan angka proyeksi pertumbuhan 0,74% yoy. Lebih lemah dari capaian sebelumnya di 1,01% yoy.
Estimasi tertinggi 16,5% yoy dan estimasi terendah -13,4% yoy.






























