Logo Bloomberg Technoz

Penjualan LCGC Terus Tergerus, Januari-Mei Sudah Turun 22,8%

Merinda Faradianti
16 June 2026 15:00

Toyota Agya di pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023, JCC Senayan, Jumat (10/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Toyota Agya di pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023, JCC Senayan, Jumat (10/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penjualan mobil Low Cost Green Car (LCGC) terus mencatatkan penurunan di tengah kenaikan penjualan otomotif. Pada periode Januari hingga Mei 2025, penjualan LCGC tercatat sebesar 46.055 unit atau turun sebesar 22,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar 59.730.

Sementara itu, penjualan LCGC pada bulan Mei 2026 tercatat sebesar 8.232 unit atau turun sekitar 10,82% dibandingkan dengan penjualan kendaraan ramah lingkungan ini di bulan Mei 2025.

Astra Internasional masih menguasai penjualan LCGC dengan membukukan penjualan LCGC pada bulan Mei 2026 mencapai 6.836 unit dengan total market share 83%.


Secara akumulatif sepanjang Januari-Mei, penjualan LCGC grup tersebut mencapai 35.211 unit dengan penguasaan pasar sekitar tiga perempat dari total segmen tersebut.

Sebagai informasi, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan mobil nasional sepanjang Mei 2026 tumbuh dua digit hingga mencapai 14% secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 69.219 unit, dibandingkan realisasi Mei 2025 yang sebesar 60.697 unit.