Logo Bloomberg Technoz

Goldman Sachs Pangkas Proyeksi Harga Minyak Jadi US$80

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 June 2026 14:50

Goldman Sachs. (Bloomberg)
Goldman Sachs. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak mentah Brent untuk kuartal IV-2026 menjadi US$80 per barel dari proyeksi sebelumnya sebesar US$90 per barel, seiring rencana Amerika Serikat (AS) dan Iran menandatangi kesepakatan yang diprediksi mengakhiri perang.

Bank investasi tersebut mengasumsikan ekspor dari kawasan Teluk bakal kembali normal ke level sebelum perang pada akhir Juli, dari sebelumnya diproyeksikan bakal terjadi pada akhir Agustus.

“Meskipun rincian lengkap dari perjanjian tersebut belum jelas, kami sekarang berasumsi bahwa ekspor dari Teluk Persia akan kembali normal ke tingkat sebelum perang pada akhir Juli,” kata para analis Goldman Sachs tersebut termasuk Daan Struyven dalam catatannya, sebagaimana dilaporkan Bloomberg News, Selasa (16/6/2026).


Selain itu, proyeksi rata-rata harga minyak Brent sepanjang 2027 juga dipangkas menjadi sekitar US$75 per barel dari sebelumnya sebesar US$80 per barel.

Adapun, AS dan Iran tengah bersiap bertemu di Swiss pada akhir pekan ini untuk menandatangani perjanjian, yang diproyeksikan bakal membuka kembali Selat Hormuz secara penuh.