Tak Minta Maaf, Kata Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Usai Demo Besar
Dovana Hasiana
22 April 2026 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi unjuk rasa Aliansi Rakyat Kalimantan Timur berakhir ricuh usai tuntutan untuk berkomunikasi dengan Gubernur Rudy Mas'ud tak membuahkan hasil hingga batas waktu pelaksanaan demo, Selasa (21/04/2026). Kepolisian pun harus memukul mundur untuk membubarkan massa dari Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim.
Usai bentrok tersebut, Rudy Mas'ud memang belum menampilkan diri di ruang publik. Namun, Politikus Partai Golkar tersebut kemudian membuat sebuah video respons yang diunggah pada akun pribadinya dan Pemprov Kaltim di platform Instagram.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak; adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, dan TNI-Polri yang menjaga keamanan [sehingga] situasi kondusif hingga berakhirnya penyampaian aspirasi di Bumi Etam," kata Rudy Mas'ud dikutip, Rabu (22/04/2026).
Dia mengklaim tak keberatan dengan aksi unjuk rasa yang sebenarnya menuntut agar politikus Golkar tersebut mundur dari jabatannya. Alih-alih meminta maaf, dia berulang kali menyampaikan rasa terima kasih karena peserta demo, mahasiswa, masyarakat, dan sejumlah elemen di Kaltim terus mengambil peran sebagai mata dan telinga Pemprov Kaltim.
"Terus menjadi mata dan telinga kami dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di dalam pelaksanaan kontrol sosial serta evaluasi menyeluruh," ujar dia.





























