Logo Bloomberg Technoz

“Untuk AI workload itu butuh space yang besar, jadi tidak bisa lagi stacking ke atas seperti di dalam kota, tapi lebih melebar. Karena satu rak GPU itu beratnya besar, sementara kekuatan lantai data center di kota terbatas,” urai dia.

Yudha menambahkan bahwa kawasan di luar Jakarta kini menjadi pilihan utama untuk pengembangan pusat data berskala besar. Sementara, fasilitas di dalam kota lebih difokuskan untuk kebutuhan enterprise seperti perbankan dan layanan keuangan yang membutuhkan latensi sangat rendah.

“Kalau untuk banking, delay beberapa detik saja sudah tidak bisa diterima. Tapi untuk AI, respon lima hingga 10 detik masih wajar karena memang butuh waktu untuk memproses data,” ujarnya.

(mef/wep)

No more pages