Bisnis Pusat Data Tanah Air Diproyeksi Bakal Gemilang
Merinda Faradianti
22 April 2026 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bisnis pusat data atau data center di Indonesia diperkirakan akan tumbuh pesat seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (artificial intelligece/AI).
Director of Business & Commercial Digital Realty Bersama, Yudha Permana memperkirakan kebutuhan kapasitas pusat data berpotensi melonjak dalam waktu dekat. Pasalnya, kebutuhan data center untuk mendukung AI di dalam negeri saat ini telah mencapai sekitar 500 megawatt.
“Dari sisi kapasitas, kebutuhan data center untuk AI di Indonesia saat ini kurang lebih sudah di angka 500 megawatt dan berpotensi meningkat dua kali lipat dalam waktu dekat,” kata Yudha, saat ditemui di Jakarta (22/4/2026).
Dia melanjutkan, lonjakan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan komputasi dalam mendukung berbagai penggunaan AI, baik di tingkat perusahaan maupun industri pusat data secara luas. Namun, di balik prospek pertumbuhan tersebut, sejumlah tantangan besar masih membayangi, terutama terkait ketersediaan daya listrik dan air.
“Kalau di dalam kota sebenarnya masih ada surplus power, tapi untuk mengakomodasi kebutuhan besar seperti 100 megawatt akan jadi tantangan. Belum lagi kebutuhan air untuk cooling system yang juga harus diperhitungkan,” jelasnya.





























