Logo Bloomberg Technoz

Pertamina Akui Siap Impor Minyak Rusia, Masih Proses Penjajakan

Azura Yumna Ramadani Purnama
22 April 2026 15:50

Kilang minyak PCK Schwedt, yang dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH yang dikendalikan oleh Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi
Kilang minyak PCK Schwedt, yang dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH yang dikendalikan oleh Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) memastikan siap mendukung kebijakan pemerintah dalam memastikan ketahanan energi nasional, termasuk dengan melakukan impor minyak mentah dari Rusia sesuai aturan yang berlaku.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengungkapkan perseroan saat ini masih berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah dalam memastikan rencana impor minyak mentah dari Rusia.

Saat ini, kata Baron, rencana impor tersebut masih dalam tahap penjajakan, baik melalui skema government to government (G2G) maupun business to business (B2B).


“Terkait dengan rencana impor minyak mentah dari Rusia, saat ini Pertamina masih terus berkoordinasi dan komunikasi dengan pemerintah,” kata Baron ketika dihubungi, Rabu (22/4/2026).

Baron menjelaskan mekanisme pengadaan komoditas energi, termasuk tender atau skema lainnya, bakal disesuaikan perseroan dengan kebijakan pemerintah dan hasil pembahasan yang berjalan.