Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Melemah 0,46% Saat Bursa Asia Hijau

Muhammad Julian Fadli
21 April 2026 17:55

Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Padahal sejumlah Bursa Asia lainnya sedang menghijau. 

Pada Selasa (21/4/2026), IHSG ditutup di posisi 7.559. Turun 0,46% dibanding hari sebelumnya. Indeks LQ45 melemah amat dalam mencapai 1,61% di level 743,67.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 21 April 2026 (Bloomberg)

Adapun rentang perdagangan tertingginya terjadi pada area level 7.568 dengan kejatuhan IHSG menyentuh 7.511. Dengan itu, IHSG kembali mendekati level support krusialnya di 7.500.


Saham–saham energi jadi yang terlemah hari ini terpeleset sedalam 0,79%, disusul oleh saham infrastruktur yang turun 0,67%.

Di samping itu, saham–saham yang melemah dalam dan menjadi top losers di antaranya saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang tertekan 14,9%, PT Golden Flower Tbk (POLU) yang jatuh 14,9%, dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang amblas 14,7%.