Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Juara Asia Pagi Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
21 April 2026 09:18

Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satu hari menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan pagi ini. Rupiah dalam jalur penguatan secara beruntun sejak kemarin. 

Rupiah spot dibuka menguat 0,23% ke posisi Rp17.130/US$, tertopang oleh situasi perang Timur Tengah yang mulai terjeda dengan sepakatnya Iran bergabung dalam negosiasi baru dengan AS. Posisi rupiah pagi ini memimpin di zona hijau. 

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama sedikit tergelincir 0,02% ke 98,07 setelah harga minyak WTI turun 1,92% menjadi US$87,89 per barel. Senada, minyak Brent juga ikut turun 1.05% ke US$94,48 per barel, meski masih bertahan di atas nilai asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang berada di US$70 per barel. 


Dari kawasan, pergerakan mata uang cenderung beragam. Selain rupiah, penguatan juga datang dari dolar Taiwan menguat 0,16%, disusul ringgit Malaysia 0,1%, baht Thaliand 0,07%, won Korea Selatan 0,05%, yuan China 0,02%, peso Filipina dan yuan offshore masing-masing 0,01%. 

Sebaliknya, yen Jepang melemah terbatas 0,08%, dolar Singapura 0,05%, dan dolar Hong Kong 0,03%. 

Pergerakan mata uang Asia, rupiah memimpin penguatan 0,22%. (Bloomberg)