Logo Bloomberg Technoz

BEI Jalankan Liquidity Provider Buat 5 Saham, Ada GGRM & TKIM

Muhammad Fikri
20 April 2026 12:40

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai implementasi liquidity provider saham, ditandai dengan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas.

Inisiatif ini menjadi langkah konkret BEI untuk memperdalam likuiditas sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi di pasar modal domestik.

Pada tahap awal, Phintraco Sekuritas menyediakan kuotasi beli dan jual untuk lima saham, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).


Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan kehadiran LP saham akan berperan penting dalam meningkatkan kualitas perdagangan, terutama melalui penyempitan bid-ask spread, peningkatan kedalaman pasar, serta memperlancar proses price discovery.

“Partisipasi aktif Anggota Bursa sebagai liquidity provider merupakan elemen penting dalam meningkatkan likuiditas dan kualitas pembentukan harga,” kata Irvan dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/4/2026)