Logo Bloomberg Technoz

BEI menilai keterlibatan lebih luas dari pelaku pasar akan menjadi faktor penentu keberhasilan program ini.

Otoritas bursa pun mendorong anggota bursa lain untuk ikut berpartisipasi agar ekosistem perdagangan semakin likuid, kredibel, dan kompetitif.

Implementasi liquidity provider saham juga diposisikan sebagai bagian dari strategi pendalaman pasar atau market deepening, sekaligus meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia di tingkat regional maupun global.

Ke depan, BEI akan melakukan evaluasi berkelanjutan serta menyiapkan skema insentif guna mendorong partisipasi lebih besar dari anggota bursa.

Langkah ini menandai fase awal pengembangan mekanisme likuiditas yang lebih terstruktur di BEI, terutama bagi saham-saham dengan potensi peningkatan transaksi namun masih menghadapi keterbatasan likuiditas di pasar sekunder.

Langkah BEI mengimplementasikan liquidity provider saham ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah disiapkan sejak tahun lalu.

Sebelumnya, otoritas bursa mempercepat proses aktivasi peran penyedia likuiditas guna meningkatkan kedalaman pasar, termasuk untuk saham-saham unggulan (lighthouse) serta instrumen derivatif.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan minat pelaku pasar terhadap skema ini cukup tinggi.

Tercatat sekitar 13 Anggota Bursa menyatakan kesiapan menjadi liquidity provider, dengan sebagian di antaranya telah mengantongi izin prinsip dan menjalani tahap uji sistem sebelum memperoleh persetujuan final.

“Dua Anggota Bursa lokal sudah dapat izin prinsip, sekarang dalam proses pengujian sistem oleh independent reviewer,” ujarnya kala itu.

BEI juga menilai kehadiran liquidity provider menjadi krusial, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan kedalaman pasar di tengah upaya meningkatkan daya tarik saham-saham baru serta produk derivatif seperti single stock futures.

Dalam fase awal pengembangannya, peran ini diharapkan dapat menjadi penopang likuiditas seiring masih terbatasnya adopsi pasar terhadap instrumen baru.

(fik/naw)

No more pages