Selat Hormuz Ditutup Lagi, Kata Kemlu Soal Nasib Kapal Pertamina
Dovana Hasiana
19 April 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Luar Negeri mengklaim masih terus berupaya untuk mengeluarkan dua kapal tangker PT Pertamina (Persero) yang tertahan di Teluk Persia. Nasib dua kapal ini kembali menjadi tanda tanya usai Iran memutuskan untuk kembali menutup akses Selat Hormuz.
"Kementerian Luar Negeri, melalui KBRI Tehran bersama PT Pertamina International Shipping (PIS) juga terus berkoordinasi dengan para pihak terkait di Iran untuk mendukung kelancaran perlintasan kapal Indonesia," kata juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang kepada wartawan melalui pesan singkat, Ahad (19/04/2026).
Dua Kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro tertahan di Teluk Persia sejak awal Maret lalu. Pada saat itu, Amerika Serikat dan Israel tiba-tiba menyerang Iran dan memicu perang di kawasan tersebut. Salah satu dampaknya, Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz.
Selama periode perang, Iran menyerang sejumlah kapal tanker yang tak mematuhi larangan melintas. Iran pun mengeluarkan sejumlah aturan dan hanya mengizinkan kapal tanker dari sejumlah negara tertentu.
Hingga akhirnya, AS dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata untuk pembicaraan khusus. Salah satu dampaknya diharapkan Iran membuka kembali Selat Hormuz. Hal itu pun terjadi pada Jumat lalu saat Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk pelayaran komersial internasional. Namun, Iran kembali menarik keputusan tersebut.






























