Logo Bloomberg Technoz

Perang Iran Hantam 5 Hub Kimia Global, Ini Dampaknya ke Industri

Redaksi
09 April 2026 09:10

Calon pembeli melihat gelas plastik di salah satu ritel modern di Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli melihat gelas plastik di salah satu ritel modern di Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Timur Tengah memegang peran sentral dalam sistem petrokimia global. Arab Saudi, Iran, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab mengoperasikan kapasitas etilena sekitar 33 juta ton, dan menjadi pemasok utama bahan baku seperti nafta ke Asia. 

Serangan terhadap sejumlah fasilitas kimia di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir telah memicu kekhawatiran terhadap pasokan global, khususnya produk berbahan dasar etilena. 

Namun, menurut Laporan BloombergNEF (BNEF), dampak langsung terhadap perdagangan global kemungkinan masih terbatas, setidaknya dalam jangka pendek. Berikut rangkuman penjelasan dari Laporan BNEF: 


Apa yang Sedang Terjadi? 

BNEF mencatat ada serangan terhadap lima pusat (hub) industri kimia utama di Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Arab Saudi pada rentang tanggal 4 hingga 7 April 2026.