Krisis Nafta Timteng, RI Cari Pasar Baru ke China Hingga Afrika
Redaksi
08 April 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian memastikan tengah berupaya mendiversifikasi pasar baru ke negara-negara selain Timur Tengah dalam mencari pasokan nafta guna mendukung keberlanjutan industri plastik dalam negeri akibat konflik di wilayah tersebut.
Wakil Menteri Perindustrian Faizol Riza mengatakan negara-negara tersebut meliputi Afrika, Amerika, China hingga sejumlah negara-negara lain yang tidak terpengaruh perang tersebut.
"Nafta ada beberapa pilihan sekarang. Ada dari Afrika, kemudian ada dari China, ada dari Amerika, dan beberapa tempat lain. Jadi memang tidak mudah mencarinya sekarang," ujarnya kepada wartawan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Faisol mengatakan penghitungan efisiensi biaya logistik juga dilakukan secara paralel dalam upaya diversifikasi tersebut guna tetap menjaga keberlangsungan biaya operasional.
Selain diversifikasi pasar, Faisol mengatakan, pemeintah juga turut mendorong industri dalam negeru untuk mencari bahan baku alternatif seperti liquified petroleum gas (LPG) dan minyak kelapa sawit (CPO).





























