Logo Bloomberg Technoz

Saat Plastik dari Batu Bara Jadi Incaran, RI Masih Jualan Mentah

Azura Yumna Ramadani Purnama
08 April 2026 09:00

Coking coal./Bloomberg-Ferley Ospina
Coking coal./Bloomberg-Ferley Ospina

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar industri mineral dan batu bara (minerba) memandang, alih-alih berinvestasi pada proyek hilirisasi, penambang batu bara Indonesia masih sangat gemar menjual komoditas tersebut secara mentah sebab bisa mendapatkan keuntungan secara cepat dalam jangka pendek.

Kondisi tersebut terus berlanjut hingga saat ini industri batu bara di China tengah berlomba meningkatkan kapasitas produksi pengolahan batu bara menjadi bahan baku substitusi minyak bumi.

Terlebih, penutupan Selat Hormuz di Teluk Persia telah memukul industri petrokimia sehingga banyak yang beralih mencari bahan baku plastik dari olahan batu bara.


Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar berpendapat penambang Indonesia cenderung enggan mengolah produknya sebab hilirisasi batu bara memiliki nilai investasi yang tinggi dan risiko yang besar.

Walhasil, dia memprediksi penambang domestik bakal lebih memilih menjual produknya langsung terutama ke pasar ekspor sebab sudah memiliki kepastian pasar dan harga jualnya juga sudah pasti.