“Lonjakan tersebut terjadi seiring penerapan tarif khusus Rp1 pada dua hari awal Lebaran serta dukungan operasional sebanyak 430 perjalanan per hari,” kata Radhitya dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2026).
Secara akumulatif, stasiun dengan volume penumpang masuk tertinggi adalah Dukuh Atas sebanyak 20.892 pengguna, diikuti Harjamukti 13.138 pengguna, Cikoko 10.085 pengguna, Bekasi Barat 9.924 pengguna, dan Jatimulya 7.689 pengguna.
Untuk penumpang keluar, Dukuh Atas juga mencatat angka tertinggi sebanyak 22.530 pengguna, disusul Harjamukti 13.325 pengguna, Bekasi Barat 10.407 pengguna, Cikoko 9.370 pengguna, dan Jatimulya 7.891 pengguna.
Perseroan menyebut tingginya pergerakan penumpang didorong konektivitas dengan berbagai moda transportasi lain, termasuk KRL, MRT, Transjakarta, serta akses ke kawasan bisnis dan destinasi rekreasi, di tengah frekuensi perjalanan yang tetap tinggi selama periode Lebaran.
(art/naw)





























