Logo Bloomberg Technoz

Natalius Pigai soal Pegiat KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Dovana Hasiana
14 March 2026 10:30

Natalius Pigai menghadiri sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Dok. Parlemen)
Natalius Pigai menghadiri sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Dok. Parlemen)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengecam peristiwa penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Menurutnya, pemerintah tidak membiarkan aksi premanisme terjadi di Tanah Air.

Pigai juga meminta aparat penegak hukum seperti Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas perkara ini. Sehingga, korban dan keluarganya bisa mendapatkan rasa keadilan pasca-peristiwa tersebut.

"Bangsa ini besar karena ada komunitas masyarakat sipil. Mereka mengontrol sebagai checks and balances terhadap semua kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, saya mewakili pemerintah, saya prihatin dengan peristiwa ini dan tidak boleh terjadi lagi ya," ujar Pigai kepada awak media, Jumat (13/03/2026).


Pigai memastikan pemerintah akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap korban. Dia juga membuka potensi untuk menjenguk korban yang berada di rumah sakit. Namun, dia mengatakan harus mengecek di mana korban menjalani perawatan.

"[Jenguk] harus dong. Kenapa tidak boleh? Tetapi saya cek dahulu alamatnya ya, dipastikan di mana, ternyata sudah pulang ke rumah atau ke tempat lain," ujarnya.