Logo Bloomberg Technoz

S&P Ingatkan Risiko Mundurnya Gubernur BI Terhadap Arah Moneter

Mis Fransiska Dewi
29 July 2026 20:00

Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg
Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings memperingatkan pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo dari kursi Gubernur Bank Indonesia berpotensi meningkatkan ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter Indonesia ke depan.

Kendati demikian, S&P menegaskan pergantian kepemimpinan mendadak ini tidak memengaruhi peringkat utang Indonesia saat ini.

"Perubahan personil [Gubernur] di Bank Indonesia tidak berdampak langsung pada peringkat kami terhadap Indonesia,” kata Sovereign Analyst S&P Global Ratings, Rain Yin kepada Bloomberg Technoz, Rabu (29//7/2026). 


Yin mengatakan mundurnya Perry dari pucuk pimpinan bank sentral dapat berdampak pada ketidakpastian yang lebih besar mengenai arah kebijakan moneter di masa depan dan respons kebijakan pemerintah terhadap kondisi ekonomi yang berkembang. 

Ditambah, pengumuman mundurnya Perry terjadi pada saat kepercayaan pasar terhadap aset Indonesia tengah melemah. Akibatnya, nilai tukar rupiah dapat terus tertekan dan biaya pinjaman pemerintah berpotensi meningkat dalam jangka pendek.