PLTSa Legok Nangka Diklaim Mampu Kelola 2.000 Ton Sampah per Hari
Sabrina Mulia Rhamadanty
29 July 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkap Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Kabupaten Bandung menjadi solusi darurat atas kondisi darurat sampah di Jawa Barat (Jabar) karena mampu mengelola 2.000 ton sampah per hari.
“PSEL Legok Nangka dapat mengolah sampah sekitar 2.000 ton per hari. Ini akan menjadi solusi atas persoalan sampah perkotaan dan menghasilkan energi bersih, proyek ini juga diproyeksikan mengurangi emisi rumah kaca sebesar 311.000 ton CO2 ekuivalen,” ungkap Yuliot dalam agenda groundbreaking PLTSa Legok Nangka, dikutip dari YouTube resmi Kementerian ESDM, Rabu (29/7/2026).
Fasilitas yang menjadi bagian dari proyek strategis nasional tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban sampah di Bandung Raya yang selama ini masih bergantung pada TPPAS Sarimukti.
Adapun, masa konstruksi proyek akan berlangsung selama kurang lebih 41 bulan atau commercial operation date pada tahun 2029. Selama masa konstruksi, proyek itu diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.565 tenaga kerja.
Meski begitu, Yuliot mengharapkan pelaksanaan konstruksi dapat dipercepat, sehingga PSEL Legok Nangka dapat beroperasi lebih awal.
































