Logo Bloomberg Technoz

Menlu Beber Alasan RI Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF

Azura Yumna Ramadani Purnama
21 February 2026 15:30

Menlu Sugiono usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Sultan Ibnu Affan)
Menlu Sugiono usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Sultan Ibnu Affan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan salah satu alasan Indonesia ditunjuk menjadi Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) karena mengirimkan pasukan perdamaian terbanyak ke Gaza.

Sugiono menjelaskan biasanya negara dengan pasukan terbanyak mendapatkan sebuah penghormatan, dalam hal ini Indonesia mengirimkan 8.000 pasukan untuk bergabung dalam ISF. Dia menyatakan pasukan terbanyak biasanya menjadi komandan pasukan, tetapi posisi tersebut telah ditempati oleh Amerika Serikat (AS).

"Undangan sebagai Deputy Commander biasanya kalau misalnya pasukan terbanyak itu dikasih kehormatan untuk menjadi Force Commander. Dan dalam kaitannya dengan ISF ini, Force Commander itu dipegang oleh Amerika Serikat," kata Sugiono disiarkan secara daring, Sabtu (21/2/2026).


"Ada tiga Deputy Commander, salah satunya adalah Deputy Commander bidang Operasi. Dan karena pasukan Indonesia juga merupakan yang terbanyak di sana, maka Deputy Commander Operasi ini juga merupakan sesuatu penghormatan dan penghargaan terhadap track record Indonesia," imbuh Sugiono.

Di sisi lain, Sugiono memandang prajurit Indonesia memang sudah memiliki reputasi yang baik di berbagai medan dalam penjaga perdamaian. Dengan begitu, hal ini juga menjadi pertimbangan mengapa Indonesia dipilih menjadi Wakil Komandan ISF.