Saham transportasi lainnya juga turun hingga pemberat pelemahan IHSG, saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) jatuh 7,94%, saham PT Temas Tbk (TMAS) ambles 5,41%, dan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang terpeleset 1,15%.
LQ45 yang berisikan saham–saham unggulan ikut tertekan hingga menjadi pemberat utama IHSG antara lain, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) ambles 5,52%, dan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Corp Tbk (INKP) dengan pelemahan 4,85%.
Tren bearish hari ini juga terjadi pada saham LQ45 berikut, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah 4,47%, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) drop 4,03%. Dan juga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terpeleset 3,81%.
Senada, saham LQ45 berikut turut melemah i.a, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) drop 2,36%, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tertekan 2,31%, dan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 2,03%.
Phintraco Sekuritas memaparkan, IHSG ditutup melemah tipis pada level 8.271,76 (minus 0,03%) pada perdagangan Jumat, setelah sempat bergerak mixed.
“Sentimen negatif antara lain berasal dari melemahnya indeks Bursa Asia akibat memanasnya tensi AS–Iran, di tengah minimnya faktor positif baru dari domestik,” papar Phintraco menyoal IHSG.
Terlebih lagi, Defisit neraca transaksi berjalan Indonesia melebar menjadi US$2,54 miliar pada Kuartal IV–2025 dari sebelumnya US$1,14 miliar Kuartal IV–2024 yang setara dengan 0,7% dari PDB dan berbalik dari surplus US$4,01 miliar di Kuartal III–2025. Hal ini disebabkan oleh lebih rendahnya surplus neraca barang serta peningkatan defisit neraca jasa dan pendapatan primer, di tengah surplus neraca pendapatan sekunder yang melebar.
Panin Sekuritas menyebut, IHSG menghadapi uji support MA–5 pada level 8.257. Jika IHSG bergerak di bawah level ini, maka ada kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju support psikologis 8.000.
“Di sisi lain, resistance terdekat berada pada MA–20 di 8.345 dan MA–50 di 8.465.”
Adapun Bursa Asia siang hari ini melaju bervariasi. Indeks KOSPI melejit 2,31%, SENSEX 30 India menguat 0,38%, Strait Times Singapore melesat 0,32%, FTSE Malaysia KLCI menghijau 0,04%, dengan TOPIX drop 1,13%, NIKKEI 225 melemah 1,12%, Hang Seng Hong Kong ambles 1,1%, dan SETI Thailand turun 0,95%.
(fad)





























