Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Masih Lesu, Dibuka di Atas Rp16.900/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
20 February 2026 09:19

Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolas AS di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dalam pembukaan perdagangan hari terakhir pekan ini.

Rupiah dibuka dengan penyusutan 0,12% ke posisi Rp16.900/US$, lalu tak berselang lama tambah melemah 0,14% menjadi Rp16.903/US$.

Menguatnya dolar AS disokong oleh data pertumbuhan ekonomi cukup solid di 2,7% sepanjang 2025. Hal ini membuat beberapa mata uang Asia lainnya kompak berada di zona merah hari ini.


Peso Filipina melemah 0,23%, yen Jepang terdepresiasi 0,1%, ringgit Malaysia 0,02%, dan yuan offshore China 0,01%.

Sementara dari zona hijau won Korea Selatan memimpin penguatan terbatas dan tipis saja 0,09%. Disusul baht Thailand 0,01%.

Pergerakan mata uang di pasar Asia kembali melemah pada Jumat (20/2), menyusul tensi geopolitik antara AS-Iran memperkuat posisi dolar AS. (Bloomberg)