Logo Bloomberg Technoz

Sam Altman Ngaku Sedih Aktifkan Fitur Coding Otomatis Berbasis AI

Farid Nurhakim
04 February 2026 13:06

Sam Altman. (Nathan Howard/Bloomberg)
Sam Altman. (Nathan Howard/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) OpenAI Sam Altman mengakui pembuatan aplikasi dengan Codex berdampak pada perasaan sedikit tidak berguna dan menyedihkan. Hal ini disampaikan lewat cuitan di platform medsos atau media sosial X miliknya, @sama, pada Selasa (3/2/2026).

Codex dari OpenAI adalah agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk koding yang dirancang guna membantu developer dalam berbagai rekayasa software. Misalnya menulis fitur, memperbaiki kesalahan (bug), menjawab pertanyaan tentang basis kode, dan mengajukan permintaan penarikan (pull) buat ditinjau—semuanya dalam lingkungan terisolasi (sandboxed) yang memahami dan berinteraksi dengan kode nyata.


Namun, lanjut Altman, tool Codexmenghasilkan ide-ide fitur yang lebih baik daripada idenya sendiri, memicu keluhan nostalgia akan relevansi manusia di tengah antusiasmenya terhadap singularitas teknologi — skenario teoritis di mana pertumbuhan teknologi menjadi tak terkendali dan tidak bisa kembali pulih. “Saya yakin kita akan menemukan cara yang jauh lebih baik dan lebih menarik untuk menghabiskan waktu kita,” cuit dia.  “Tetapi saya merasa nostalgia untuk masa kini,” imbuh Altman.

Sementara itu, pengguna media sosial X membalas unggahan Sam Altman, seolah menyulut minyak di atas bahan kering dan mudah terbakar,  — dan terus menaikkan suhu sampai tak ada yang bisa dikenali lagi. “Semoga cepat sembuh,” sindir seseorang di platform medsos tersebut.