Logo Bloomberg Technoz

Proposal Proyek PLTU Pecah Rekor di China, Meski Pemakaian Turun

News
03 February 2026 13:30

Batu bara di Sasol Coal Supply, yang menggunakan gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo Swiegers
Batu bara di Sasol Coal Supply, yang menggunakan gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo Swiegers

Bloomberg News

Bloomberg, China menerima proposal terbanyak sepanjang sejarah untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara baru (PLTU) tahun lalu, meskipun pembangkit listrik dari bahan bakar fosil justru menurun seiring lonjakan energi bersih.

Proyek baru yang diusulkan serta proyek yang diaktifkan kembali mencapai 161 gigawatt pada 2025, menurut laporan bersama dari Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) dan Global Energy Monitor (GEM).


China juga meresmikan pengoperasian 78 gigawatt PLTU batu bara baru tahun lalu—yang merupakan jumlah tertinggi dalam satu dekade—serta memulai pembangunan 83 gigawatt tambahan, menurut laporan tersebut.

China merupakan pengguna batu bara terbesar di dunia. Pada 2025, kapasitas listrik berbasis batu bara yang berhasil dioperasikan China hanya dalam satu tahun setara dengan pembangunan India selama 10 tahun sebelumnya, temuan laporan tersebut menunjukkan.

China menambah kapasitas pembangkit fosil. (Bloomberg)