Ingin OTT Masif, KPK Minta Anggaran Alat Canggih ke DPR
Dovana Hasiana
29 January 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto menilai ketersediaan alat canggih menjadi salah satu hambatan bagi lembaga antirasuah dalam melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Menurutnya, alat yang tersedia saat ini tidak mutakhir. Sehingga, KPK meminta bantuan Komisi III untuk memberikan persetujuan anggaran yang besar agar peralatan lembaga antirasuah menjadi lebih masif. Hal ini dinilai bisa mendukung tugas KPK dalam melakukan operasi senyap.
"Apa sih sebenarnya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang sumber daya manusia [SDM] yang kurang, berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya satu kali sebulan," ujar Fitroh dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (28/1/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan kegiatan operasi senyap selalu ada dalam beberapa bulan sekali. Namun, menurutnya, operasi senyap tidak dilakukan dengan dipaksakan.
"Sebenarnya hampir beberapa bulan sekali pasti ada. Sebab itu juga salah satu target kami, tetapi sekali bukan target yang dipaksakan. Targetnya adalah sesuai dengan informasi yang kami dapatkan," ujar Setyo.
































