Logo Bloomberg Technoz

Kapasitas Listrik Terpasang 330 MW, PLTP Sarulla Butuh Rp4,8 T

Azura Yumna Ramadani Purnama
31 July 2026 14:00

PLTP Sarulla di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
PLTP Sarulla di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Tapanuli Utara - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan PT Sarulla Operations Ltd bakal melakukan investasi baru sekitar US$270 juta atau sekitar Rp4,8 triliun (kurs hari ini) untuk mengembalikan kapasitas produksi listrik pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan produksi listrik PLTP Sarulla saat ini turun menjadi sekitar 220 megawatt (MW), padahal kapasitas terpasangnya mencapai 330 MW.

Yuliot menyebut PT Sarulla Operations Ltd sedang berencana menambah atau mendatangkan investasi baru hingga US$270 juta untuk mengembalikan produksi listrik ke kapasitas terpasang.


“Ya ini secara instalasi peralatan itu 330 MW. Tetapi ini ada penurunan tekanan steam di panas bumi, itu sekitar ini kapasitasnya menjadi 220 MW. Jadi, bagaimana kita mengembalikan kapasitasnya ke 330 [MW] harus ada tambahan investasi baru,” kata Yuliot di PLTP Sarulla, Jumat (31/7/2026).

Ditarget Paling Lambat 2028