Indomobil IMAS Babak Belur, Laba Anjlok 74% di Semester I 2026
Cahya Puteri Abdi Rabbi
31 July 2026 18:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) mencatatkan penurunan kinerja pada semester I 2026. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok 74,3% menjadi Rp11,1 miliar, dari Rp43,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, pendapatan IMAS tercatat sebesar Rp17,37 triliun dari sebelumnya sebesar Rp14,76 triliun, yang ditopang oleh penjualan truk dan alat berat yang mencapai Rp7,07 triliun, naik dari Rp6,23 triliun.
Pendapatan dari mobil dan motor naik menjadi Rp2,87 triliun dari Rp2,16 triliun, disusul jasa keuangan menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,10 triliun, bahan bakar dan energi menjadi Rp2,32 triliun dari Rp2,06 triliun, serta sewa kendaraan dan logistik menjadi Rp1,95 triliun dari Rp1,54 triliun.
Namun, kenaikan penjualan tersebut belum mampu mendongkrak profitabilitas. Laba usaha turun menjadi Rp1,30 triliun dari Rp1,39 triliun setelah beban penjualan meningkat menjadi Rp1,08 triliun dari Rp992,3 miliar, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,06 triliun dari Rp968,3 miliar, sementara beban operasi lain melonjak menjadi Rp200,7 miliar dari Rp102,6 miliar, dan beban keuangan juga meningkat menjadi Rp1,28 triliun dari Rp1,23 triliun.
Di tengah penurunan laba, total aset perseroan tercatat sebesar Rp85,03 triliun hingga akhir Juni 2026. Sementara itu, total liabilitas naik menjadi Rp68,27 triliun dari Rp62,46 triliun pada akhir tahun lalu, terutama seiring meningkatnya utang obligasi jangka pendek menjadi Rp8,03 triliun dari Rp3,93 triliun, serta utang bank jangka panjang menjadi Rp24,70 triliun dari Rp22,56 triliun. Adapun total ekuitas meningkat menjadi Rp16,76 triliun dari Rp16,04 triliun.
































